Selasa, 13 Agustus 2013

Berdoa Sebelum Makan

Waktu Gus Dur menjabat Presiden RI, sekali waktu beliau bertemu dengan para romo (pastor) seluruh Keuskupan Agung Semarang. Dan, tak ketinggalan Gus Dur menyelipkan ceritanya. Ini pastor-pastor itu di sebuah negeri senang berburu binatang buas.

Sekali waktu, selesai misa hari Minggu, seorang pastor pergi ke hutan berburu binatang buas. Ia melihat seekor harimau. Langsung sang pastor mengokang senapannya dan menembak: “Dor – dor!” Wah, ternyata tembakannya meleset dan sang harimau balik mengejar sang pastor. Pastor segera berlari mengambil langkah seribu. Tiba-tiba si pastor berhadapan dengan jurang yang dalam. Si pastor langsung berhenti, berlutut, dan mengatupkan tangannya berdoa sebelum diterkam harimau. Berdoa sebelum mati.

Selesai berdoa, sang pastor terheran-heran karena ternyata ia masih hidup, tidak diterkam harimau. Waktu ia menoleh ke kanan, dilihatnya harimau itu berlutut di sampingnya dan berdoa sambil mengatupkan kedua kaki depannya, seperti orang Katolik mengatupkan kedua tangannya ketika sedang berdoa. Si pastor lalu bertanya kepada harimau, “Harimau, kamu kok tidak menerkam saya, malah malah kamu ikut-ikutan berdoa seperti saya. Mengapa?” Jawab harimau: “Ya, saya sedang berdoa. Berdoa sebelum makan!”

Kaum Almarhum

Mungkinkah Gus Dur benar-benar percaya pada isyarat dari makam-makam leluhur? Kelihatannya dia memang percaya, sebab Gus Dur selalu siap dengan gigih dan sungguh-sungguh membela “ideologi”nya itu. Padahal hal tersebut sering membuat repot para koleganya.

Tapi, ini mungkin jawaban yang benar, ketika ditanya kenapa Gus Dur sering berziarah ke makam para ulama dan leluhur.

“Saya datang ke makam, karena saya tahu. Mereka yang mati itu sudah tidak punya kepentingan lagi.” Katanya.

Trik Memilih Duren


1. Periksa seluruh permukaan kulit buah. Jika ada lubang bekas ulat, bawa ke tukang tambal ban.
2. Jangan mudah terkecoh dengan bau harum saat hendak membeli duren. Sebab, bisa jadi anda terkena Axe effect si penjual duren.
3. Durian yang sudah masak bisa diketahui dari suara gema bila kulitnya dipukul dengan gagang pisau. Bila bunyinya “bluk…bluk…bluk…” itu tandanya buah sudah masak betul. Tapi jika bunyinya “aduh..aduhh,’’ gagang pisau kena kepala penjual duren.

13 Nice Gombalan


1. Tadi Malam Aku Kirim Bidadari Untuk Menjaga Tidurmu. Eh, Dia Buru-Buru Balik. Katanya, ‘Ah, Masa Bidadari Disuruh Jaga Bidadari?’ — Hoek!
2. Kalau Kamu Nanya Berapa Kali Kamu Datang Ke Pikiranku, Jujur Aja, Cuma Sekali. Abisnya, Ga Pergi2 Sih! — Najis Loh!
3. Sempet Bingung Jg, Kok Aku Bisa Senyum Sendiri. Baru Nyadar, Aku Lagi Mikirin Kamu. — Waks!
4. Kalau Suatu Saat Kamu Hancurkan Hatiku… Akan Kucintai Kamu Dengan Kepingannya Yang Tersisa. — Hoeeek!
5. Berusaha Melupakanmu, Sama Sulitnya Dengan Mengingat Seseorang Yang Tak Pernah Kukenal. — Hahaha Nice One!
6. Kalau Kamu Ajak Aku Melompat Bareng, Aku Ngga Bakalan Mau. Mending Aku Lari Ke Bawah, Bersiap Menangkapmu. — Idih Gepeng Ntar!
7. Aku Pernah Jatuhkan Setetes Air Mata Di Selat Sunda. Di Hari Aku Bisa Menemukannya Lagi, Itulah Waktunya Aku Berhenti Mencintaimu. — Jitak!
8. Ga Usah Janjiin Bintang Dan Bulan Untuk Aku, Cukup Janjiin Kamu Bakal Selalu Bersamaku Di Bawah Cahayanya. — Najooos..
9. Kalau Kamu Nanya Mana Yg Lebih Penting Buat Aku: Hidupku Atau Hidupmu, Aku Bakal Jawab Hidupku.. Eits, Jangan Marah Dulu, Karena Kamulah Hidupku. — Gyahahaha Sakit Perut..
10. Pertama Ketemu, Aku Takut Ngomong Sama Kamu. Pertama Ngomong Sama Kamu, Aku Takut Kalau Nanti Suka Sama Kamu. Udah Suka, Aku Makin Takut Kalau Jatuh Cinta. Setelah Sekarang Cinta Sama Kamu, Aku Jadi Bener2 Takut Kehilangan Kamu. Kamu Emang Menakutkan! — Getok Pake Kursi Neh…
11. Ketika Hidup Memberiku Seratus Alasan Untuk Menangis, Kau Datang Membawa Seribu Alasan Untuk Tersenyum. — Weeeekkzz
12.Jika Aku Bisa Jadi Bagian Dari Dirimu, Aku Mau Jadi Airmatamu, Yang Tersimpan Di Hatimu, Lahir Dari Matamu, Hidup Di Pipimu, Dan Mati Di Bibirmu — Maksud Loh?!
13. Orang Bilang Bulan Itu Indah…Tapi Aku Bilang Tidak. Orang Bilang Planet Venus Itu Cantik…Tapi Menurut Aku Tidak. Aku Bilang Bumi Itu Indah Dan Cantik…Karena Ada Kamu. — Lempar Pake Bedug Mesjid!

Harmonika Baru


“Terimakasih atas harmonika yang paman berikan pada saya sebagai
hadiah Natal,¨ kata Joshua kecil pada pamannya ketika mereka berjumpa
setelah liburan. “Itu adalah hadiah Natal yang paling bagus yang
pernah saya terima.¨
“Senang sekali saya mendengarnya,¨ kata pamannya. “Dapatkah kamu
memainkannya?¨
“Oh, saya tidak dapat memainkannya,¨ kata Joshua. “Tetapi ibu
memberiku sedolar setiap hari bila saya tidak memainkannya dan ayah
memberi saya lima dolar seminggu bila saya tidak memainkannya pada
malam hari.¨

Orang Kaya Yang Baik Hati


Pada suatu hari seorang yang kaya raya mengendarai mobilnya di suatu
pedesaan. Ia menghentikan mobilnya ketika ia melihat ada seorang ibu
sedang memakan rumput. Ia bertanya pada ibu itu mengapa ia memakan
rumput. Ibu itu dengan sedih berkata, “Ya saya sangat miskin, saya
sudah tidak punya apa-apa lagi untuk dimakan.”
“Kalau begitu ayo ikut aku ke rumahku.”
“Tetapi saya mempunyai tujuh orang anak.”
“Dimana mereka?”
Ibu untuk menunjuk ke suatu tempat. Di situ ia melihat ada tujuh orang
anak yang juga sedang memakan rumput.


“Ayo ajak mereka sekalian.”
Mereka pun masuk ke mobil orang kaya itu. Ibu itu yang merasa terharu
akan kebaikan orang itu bertanya,
“Pak, apa yang mendorong bapak begitu baik untuk mengajak kami semua?”
Orang itu hanya menjawab, “Kebetulan rumput di rumah saya sudah
panjang-panjang.”

Rahasia Orang Dewasa


Ada seorang anak diberitahu oleh temannya, “Eh.. tahu nggak kalo setiap orang dewasa itu pasti punya rahasia?!”. Ketika ia pulang dan bertemu dengan ibunya dan anak itu berkata, “Saya sudah tau semuanya!” dan ibunya langsung memberi anaknya itu uang Rp.10.000.
Ketika ayahnya pulang, anak itu berkata hal yang sama pada ayahnya dan ayahnyapun memberinya uang Rp.50.000. Karena merasa beruntung anak itu pun bicara pada supir ayahnya, “Saya sudah tau semuanya!”. Dengan kaget supir itu berkata, “Oh… anakku peluklah bapakmu ini!!!”

Ribut di Acara Nikah


Pada saat perkimpoian antara Cecep putra P. Atang dengan Nina putri P. Lan, sempat terjadi sedikit keributan. Waktu itu penghulu tengah membacakan proses pernikahan,
Penghulu : …. pada pagi ini akan dilakukan pernikahan antara Cecep bin Atang dengan Nina binti Lan ….
Saksi : Lho … Cecep itu manusia, bukan binatang P. Penghulu, dan Nina nggak ada bintilnya. Jangan ngawur donk !!
Penghulu : Bukan itu maksud saya, Cecep itu putra P. Atang, kan umum disebutkan Cecep bin Atang, dan Nina putri P. Lan, juga umumnya disebut Nina binti Lan. memang ada yang salah ??? !!!
Hadirin : Hahhhh ???!!!

Gara-Gara Menikah Dengan Nenek-nenek

ada seorang perjaka nikah dengan nenek2 renta.....
setelah 2 bulan menikah, tiba2 sang perjaka meninggal dunia
pihak keluarga sang perjaka minta untuk mayatnya di otopsi,
karena kematiannya mencurigakan (seperti org keracunan)

saat otopsi sang dokter sedikt kaget...
ternyata dalam perut mayat sang perjaka di temukan endapan racun
dari SUSU YANG KEDALUARSA...